Resensi Buku: Dekat di Mata Jauh di Hati

Dekat di Mata Jauh di Hati Oleh Nora UmresSinopsis

Aku pernah nolak Dido. Sekarang dia lakukan hal yang sama dengan cara yang lebih bikin hati perih, tulis Uki di buku harian. Aku sama sekali nggak nyangka, Diso ternyata menyimpan dendam…

Kenapa Uki nolak Dido, teman sekolah sekaligus sahabatnya itu? Coz, dia jatuh hati kepati-pati sama cowok lain. Cowok yang jauh lebih dewasa darinya. Cowok yang selalu bikin dadanya berdentam, bahkan hanya dengan suara dan nada bicara. Cowok yang kemudian memupus harapan dan cintanya. Sekaligus cowok yang ngasih dia kekuatan saat bimbang memilih, melepas atau merengkuh Dido, dengan bilang, “Ikuti aja kata hati…”

Uki pun mendengar dan mengikuti kata hati. Sayang, dia kembali kebentur kenyataan pahit. Dido sepertinya nggak bisa menunggu “gayung bersambut” lebih lama lagi. Dari Rara, sahabat sekelasnya, Uki tahu cowok terkiut di sekolah itu nonton bareng dan bergandengan mesra dengan fotomodel bernama Silvie.
Yang Uki nggak tahu, saat dia curhat di buku harian, Dido menulis sebait puisi untuknya:

mantra suku mana yang bisa mendekatkan hati kita?
lagu cinta siapa yang bisa menyatukan hati kita?
atau memang tak pernah ada
dan kita tapaki rel sepanjang ketakmungkinan
hujan tanpa awan?

 

http://www.gramedia.com/buku-detail/79657/Dekat-di-Mata-Jauh-di-Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s